Konfigurasi NAT Static di Juniper Network SRX650 Services Gateway

Halo kawan – kawanku semua? Ada kalanya saya sendiri ingin mengakses server ditempat saya bekerja dari manapun atau mobile. Oleh karena itu saya membutuhkan IP Public dan fitur NAT untuk menghubungkan atau meneruskan IP Private yang ditanam di server. IP Address server saya seting static. Apabila fitur yang digunakan DHCP, bisa menggunakan mode reservasi. Tujuan menggunakan IP static adalah menghindari bentrok antar server karena IP Addres yang dipakai bersamaan.  

( 0 / 0 votes)
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Pada tulisan ini saya akan bahas tentang konfigurasi NAT Static di Juniper Network pada tipe SRX650 Services Gateway. Jika saya akan melakukan konfigurasi seperti ini maka persiapan yang harus saya penuhi kira – kira adalah seperti ini :

1. Perangkat Juniper Network : Saya disini menggunakan tipe SRX650 Services Gateway.
2. JunOS : JunOS adalah sistem operasi yang terinstal dari perangkat Juniper versi 12.
3. Putty : Aplikasi command line untuk mengakses perangkat.
4. SSH : Sebuah protokol untuk akses perangkat
5. IP Private : IP Private disini adalah IP yang bisa diakses hanya pada jaringan intranet.
6. IP Public : Kebetulan ditempat saya bekerja sudah sewa IP Public. Hehehe…laughing
7. Pengetahuan : Untuk sampai fitur ini saya dituntut minimal mengerti dan dapat mengkonfigurasi fitur – fitur yang dimiliki perangkat ini karena setiap konfigurasi akan saling berkaitan satu sama lain.

Login ke perangkat menggunakan protokol SSH dan menggunakan aplikasi Putty / Secure CRT / Terminal Ubuntu dan masih banyak lagi.
Langkah – langkah yang akan saya tempuh kira – kira seperti dibawah ini :

Masuk ke perangkat :

// Login ke SRX650
ssh userSRX650kamu@IPPerangkatmu
// Masukan password. (blind password) | password tidak akan ditampilkan.
Password : passwordSRX650kamu

Masuk mode konfigurasi :

// Jika berhasil maka akan tampil seperti ini
--- JUNOS 12.3X48-D30.7 built 2016-04-28 22:37:34 UTC
userSRX650kamu@SRX-650>
// Masuk ke mode konfigurasi dengan perintah
--- JUNOS 12.3X48-D30.7 built 2016-04-28 22:37:34 UTC
userSRX650kamu@SRX-650> configure
// Jika berhasil maka akan muncul tulisan [edit]
userSRX650kamu@SRX-650> configure
Entering configuration mode
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650#

Konfigurasi Interface yang dipakai :

// Daftarkan IP Public pada interface yang dipakai
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650# set security nat proxy-arp interface ge-0/0/0.0 address IPPublicKamu/32
// Sekarang kita lihat konfigurasi. Jika benar maka akan seperti ini :
userSRX650kamu@SRX-650# show security nat proxy-arp interface ge-0/0/0.0
address {
   IPPublicKamu/32;
} 

Konfigurasi NAT :

// Sekarang kita lanjut ke Konfigurasi NAT Static
// Buat nama istilah server pada security rule yang telah di mapped ke internet
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650# set security nat static rule-set mapped-IP-Internet rule Nama-Server-Istilah match destination-address IPPublicKamu/32
// Konfigurasi : Kaitkan IP Public dengan IP Private yang dikehendaki pada security rule yang telah di mapped ke internet
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650# set security nat static rule-set mapped-IP-Internet rule Nama-Server-Istilah then static-nat prefix IPPrivateKamu/32
// Setelah sampai tahap ini coba kita show configuration. Jika benar maka tampilannya akan seperti ini :
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650# show security nat static rule-set mapped-IP-Internet rule Nama-Server-Istilah
match {
         destination-address IPPublicKamu/32;
}
then {
         static-nat {
               prefix {
                  IPPrivateKamu/32;
               }

         }

}

Proses simpan :

// Langkah terakhir adalah menyimpan konfigurasi ada beberapa cara diantaranya : commit, commit confirmed, commit at, commit synchronize. 
// Silahkan browsing untuk mengetahui fungsi masing – masing perintah.
[edit]
userSRX650kamu@SRX-650# commit

Setelah selesai konfigurasi yang diakhiri dengan perintah commit saatnya coba ditest pada jaringan luar dengan metode ping. Saya disini coba test ping melalui smartphone dengan koneksi ke ***komsel. Jika seperti gambar diatas maka artinya server siap digunakan dengan fitur NAT Static yang telah dibuat tadi.

Sekian dulu ulasan dari saya, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Catatan :
Silahkan komen, kopi atau bagikan artikel ini. Jangan lupa sertakan link ya Gan. 
• Jika menemui masalah, mari kita bahas bersama di Forum
• Untuk menggunakan Forum, silahkan registrasi dahulu. 
• Untuk referensi lain, silahkan kunjungi channel youtube saya.

Regard's